Kamis, 11 Februari 2016

ADMINISTRASI DATABASE MYSQL

0 komentar

Tips Dasar administrasi database MySQL pada VPS Linux

MySQL adalah salah satu sistem manajemen database relasional yang paling populer (RDBMS). Ini adalah open source dan digunakan oleh banyak individu dan organisasi. Jika Anda menggunakan layanan hosting VPS Linux kami, Anda kemungkinan besar menggunakan MySQL sebagai sistem database. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana untuk beroperasi dengan sistem database Anda ketika Anda perlu membuat beberapa perubahan dalam database Anda. Hari ini, kita akan memiliki tugas yang sangat sederhana – untuk mengajarkan Anda bagaimana bekerja dengan sistem database MySQL menggunakan perintah-perintah sederhana dari VPS Linux Anda.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah untuk memeriksa versi MySQL menggunakan perintah:
# mysql -h localhost -V
Jika kebetulan Anda tidak memiliki server database MySQL diinstal pada VPS Anda, Anda dapat menginstalnya menggunakan perintah:
# yum install mysql-server
jika Anda memiliki VPS CentOS :
# apt-get install mysql-server
jika Anda memiliki Ubuntu VPS atau Debian VPS.
Sebelum pergi lebih jauh, Anda mungkin ingin membuat cadangan dari database yang ada sehingga Anda dapat melanjutkan dengan tutorial ini dengan aman. Silahkan cek post di blog kami Cara backup dan restore database MySQL Anda
Sekarang, mari kita mulai dengan tutorial yang sebenarnya.
Untuk masuk ke server database MySQL Anda, Anda dapat menjalankan perintah:
# mysql -u username -p
Misalnya, jika Anda ingin login sebagai ‘root’, Anda dapat menjalankan perintah:
# mysql -u root -p
Anda akan diminta untuk database Anda ‘akar’ password. Harap dicatat, Anda ‘root’ database password mungkin tidak sama dengan Anda ‘root’ SSH password.
Setelah Anda berhasil login ke server database MySQL Anda, Anda dapat menampilkan semua database menggunakan perintah:
mysql> SHOW DATABASES;
Jika Anda ingin membuat database, Anda dapat menggunakan perintah:
mysql> CREATE DATABASE db_name;
Ganti ‘DB_NAME’ dengan nama database Anda ingin membuat.
Selain itu, jika Anda ingin menghapus beberapa database, Anda dapat cukup memasukkan perintah:
mysql> DROP DATABASE db_name;
Sekali lagi, ganti ‘DB_NAME’ dengan nama database Anda ingin menghapus.
Selanjutnya, jika Anda ingin menggunakan beberapa database, ketik:
mysql> USE db_name;
Setelah Anda memilih database Anda ingin menggunakan, Anda bisa daftar semua tabel menggunakan perintah;
mysql> SHOW TABLES;
Sebagai contoh, mari kita membuat ‘test’ database dan menggunakannya:
mysql> CREATE DATABASE test;
mysql> USE test;
Sekarang Anda dapat membuat tabel test_table’ dengan menggunakan perintah:
mysql> CREATE TABLE test_table (
id INT NOT NULL PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT,
name VARCHAR(30) NOT NULL,
comment VARCHAR (100)
);
Untuk menampilkan semua data dalam tabel Anda dapat menggunakan perintah:
mysql> SELECT * FROM db_name;
Jika Anda menjalankan perintah:
mysql> SELECT * FROM test_table;
Anda akan mendapatkan ‘Empty set’ pesan. Hal ini karena ‘test_table’ baru dan tidak memiliki data apapun.

BACKUP My-SQL

0 komentar

Cara backup dan restore database MySQL

Jika Anda pengguna komputer maka Anda mungkin tahu seberapa buruk adalah untuk sengaja kehilangan beberapa data penting Anda. Untuk menghindari situasi seperti itu Anda harus membuat cadangan data Anda dan menyimpan file cadangan di tempat yang aman. Dengan melakukan ini, Anda dapat dengan mudah mengembalikan data yang hilang dan Anda dapat kembali ke jalur yang sangat cepat. Hari ini, kami akan menunjukkan cara untuk membuat backup database MySQL Anda dan mengembalikannya nanti VPS Linux Anda. Prosedur ini sangat mudah dan bisa sangat membantu terutama jika Anda menyimpan semua data website Anda ke dalam database tunggal.

Back up database MySQL

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah untuk log in ke server Anda melalui SSH. Setelah Anda login, Anda akan perlu menjalankan beberapa perintah untuk membuat file backup dari database Anda dan menyalin file backup pada komputer lokal Anda atau direktori berbeda pada server Anda. Salah satu perintah adalah:
mysqldump -u username -p database-name > backup-name.sql
Catatan penting:

Jangan lupa untuk mengganti nama dengan nama pengguna yang sebenarnya, database-nama dengan nama database yang ingin membuat cadangan dan cadangan-name.sql dengan nama file backup.
Setelah Anda menjalankan perintah ini, Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk username Anda gunakan untuk membuat cadangan database.
Masukkan password dan hanya itu! Anda telah membuat sebuah file backup database Anda.
Misalnya, jika Anda ingin membuat file cadangan WordPressDB Anda pada VPS WordPress Anda dan menyimpannya sebagai wordpress.sql menggunakan wordpressuser sebagai pengguna, Anda dapat memasukkan:
mysqldump -u WordPressUser -p WordPressDB > wordpress.sql
Sekarang Anda harus memasukkan password dari wordpressuser.
Sekarang, penting untuk menyalin atau memindahkan file backup ke direktori yang aman pada server atau komputer lokal Anda. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan perintah ‘rsync’. Hal ini sangat mudah, jadi mari kita melakukan hal ini.
Untuk menyalin file ke direktori yang berbeda pada Anda menggunakan server perintah berikut:
rsync -Waq backup-name.sql /path/to/directory/
Sekali lagi, jangan lupa untuk mengganti cadangan-name.sql dengan nama file backup Anda serta /path/to/directory/ dengan path ke direktori di mana Anda ingin menyalin file backup Anda.
Jika Anda ingin menyalin backup-name.sql ke komputer lokal Anda, Anda dapat menggunakan perintah:
rsync -Waq -e ‘ssh -p port-number’ username@IP-Address:/backup-name.sql /path/to/local/directory
Di sini, Anda perlu mengubah port-nomor dengan port mendengarkan SSH Anda, username dengan username yang Anda gunakan untuk terhubung ke server Anda, IP-Address dengan alamat IP dari server Anda, cadangan-name.sql dengan nama file backup dan / path / ke / direktori lokal / dengan jalur direktori pada komputer lokal Anda di mana Anda ingin menyimpan file backup. Tentu saja, Anda harus menjalankan perintah ini dari komputer lokal Anda dan Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk username Anda gunakan untuk terhubung ke server Anda.

Restore database MySQL

Setelah Anda membuat file backup database Anda, Anda dapat dengan mudah mengembalikannya jika terjadi kecelakaan. Untuk mengembalikan file backup anda harus menjalankan perintah berikut:
mysql -u username -p database-name < backup-name.sql
Mengubah nama pengguna, database nama dan backup-name.sql dengan nilai yang sebenarnya, masukkan password Anda dan hanya itu. Anda telah berhasil dipulihkan database Anda.

 

Rabu, 10 Februari 2016

DATABASE My-SQL

0 komentar

Pengertian Database MySQL

MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem Database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multi-user, dan SQL database managemen sistem (DBMS). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan.
Ulf Micheal Widenius adalah penemu awal versi pertama MySQL yang kemudian pengembangan selanjutnya dilakukan oleh perusahaan MySQL AB. MySQL AB yang merupakan sebuah perusahaan komersial yang didirikan oleh para pengembang MySQL. MySQL sudah digunakan lebih dari 11 millar instalasi saat ini. Informasi-informasi terbaru mengenai MySQL dapat diperoleh dengan mengunjungi http://www.mysql.com/ .

Kelebihan MySQL 

Berikut ini beberapa kelebihan MySQL sebagai database server antara lain :
  1. Source MySQL dapat diperoleh dengan mudah dan gratis.
  2. Sintaksnya lebih mudah dipahami dan tidak rumit.
  3. Pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah.
  4. MySQL merupakan program yang multithreaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki multiCPU.
  5. Didukung programprogram umum seperti C, C++, Java, Perl, PHP, Python, dsb.
  6. Bekerja pada berbagai platform. (tersedia berbagai versi untuk berbagai sistem operasi).
  7. Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi sistem database.
  8. Memiliki sistem sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host.
  9. Mendukung ODBC untuk sistem operasi Windows.
  10. Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap atau panjang bervariasi.
MySQL dan PHP merupakan sistem yang saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script serverside seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.
- See more at: http://hastomo.net/php/pengertian-dan-kelebihan-database-mysql/#sthash.IGlaQGlW.dpuf
Pengertian Database MySQL
MySQL adalah sistem manajemen database SQL yang bersifat Open Source dan paling populer saat ini. Sistem Database MySQL mendukung beberapa fitur seperti multithreaded, multi-user, dan SQL database managemen sistem (DBMS). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan.

Ulf Micheal Widenius adalah penemu awal versi pertama MySQL yang kemudian pengembangan selanjutnya dilakukan oleh perusahaan MySQL AB. MySQL AB yang merupakan sebuah perusahaan komersial yang didirikan oleh para pengembang MySQL. MySQL sudah digunakan lebih dari 11 millar instalasi saat ini. Informasi-informasi terbaru mengenai MySQL .


Berikut ini beberapa kelebihan MySQL sebagai database server antara lain :

Source MySQL dapat diperoleh dengan mudah dan gratis.
Sintaksnya lebih mudah dipahami dan tidak rumit.
Pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah.
 

MySQL merupakan program yang multithreaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki multiCPU.

Didukung programprogram umum seperti C, C++, Java, Perl,
Bekerja pada berbagai platform. (tersedia berbagai versi untuk berbagai sistem operasi).
Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi sistem database.
Memiliki sistem sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host.
Mendukung ODBC untuk sistem operasi Windows.
Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap atau panjang bervariasi.

MySQL dan merupakan sistem yang saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script serverside seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di
server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.

Pemograman

0 komentar
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa

pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa

pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai

untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer

dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data

ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam

berbagai situasi.


Macam-macam bahasa pemograman :


1. Bahasa Mesin ( GENERASI PERTAMA )

adalah bahasa internal komputer yang meng-ekskusi secara langsung tanpa translation

2. Bahasa Assembly ( GENERASI KEDUA )

Bahasa Assembly menyerupai bahasa mesin, sehingga untuk menjadi seorang

programer bahasa assembly yang bagus harus memahami bagaimana cara mesin

memproses data.layaknya bahasa mesin, bahasa assembly masih tergantung pada

komputer, karena masih terdapat perbedaan pada tiap-tiap komputer.

3. Bahasa tingkat Tinggi (GENERASI KETIGA).

Bahasa tingkat tinggi karena mudah untuk dipelajari, dan sebuah program tingkat

tinggi ini mermerlukan proses penerjemahan oleh komputer yang sangat rumit, sering

disebut dengan COMPILLER, yaitu proses pengeemasan program secara keseluruhan

agar lebih mudah di gabung pada sebuah sistem komputer.

4. GENERASI KEEMPAT

Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu

pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram

jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat

5. GENERASI KELIMA

Sering di gunakan untuk akses Database atau sistem Pakar dan juga knowledge Based

System yang ditujukan untuk bahasa alami hampir menyerupai hubungan

kemanusiaan.

Tapi di sini saya akan mempelajari tentang bahasa pemograman tingkat rendah dan tingkat

tinggi.

1. Bahasa pemograman tingkat rendah (low level language)

Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly),

yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode

mnemonic). Bahasa pemrograman generasi pertama atau tingkat rendah,bahasa jenis ini

sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga dengan

bahasa assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu terhadap instruksi

komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan assembler .

contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.

1. Bahasa mesin termasuk ke dalam bahasa tingkat rendah (low level language) karena

sifat dari bahasa mesin lebih berorientasi pada mesin. Bahasa ini hanya akan dipahami

oleh komputer itu sendiri. Bahasa ini berupa kode-kode yang terdiri dari sekumpulan

angka yang ada di dalam komputer yang biasanya diwakili oleh kode angka 1 (satu)

dan 0 (nol). Kode ini merupakan sinyal elektronik yang memberitahu komputer apa

yang harus dikerjakan. Dalam penggunaannya biasanya intruksi dituliskan dalam

bentuk bahasa pemrograman yang akan disampaikan ke kompiler, assembler, atau

interpreter yang bertugas untuk menerjemahkan bahasa pemrograman tadi ke bahasa

mesin.

2. Bahasa asembly adalah bahasa pemrograman yang menggunakan bahasa rakitan.

Bahasa assembly kebanyakan digunakan untuk pengendalian hardware yang

diwujudkan dalam kependekan kata-kata sebagai pengganti kode-kode biner,

misalnya JNZ (jump non zero) yang artinya lompatlah jika tidak sama dengan nol.

Kelanjutan dari bahasa assembly adalah sebuah program yang berguna untuk

mengambil informasi yang dituliskan oleh seorang programmer dalam bahasa

assembly serta menerjemahkannya ke dalam sebuah program yang dapat dieksekusi

oleh komputer, program ini dinamakan assembler. Output assembler harus diproses

oleh linker untuk menghasilkan program akhir.

2. Bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level languange)

Bahasa tingkat tinggi memiliki arti bahwa bahasa ini lebih mudah dimengerti oleh banyak

orang karena memang dirancang untuk orang yang awam. Bahasa pemrograman yang

termasuk dalam bahasa tingkat tinggi adalah sebagai berikut.

Bahasa pemograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman yang jika

dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat lebih mudah

digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan lebih abstrak. Bahasa-

bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap beberapa operasi CPU, seperti

halnya pengaksesan memori.

1. BASIC (Beginners All-purposes Symbolic Instruction Code)

Bahasa program ini dikembangkan pada tahun 1965 di Darmouth College. Penciptanya

adalah John Kemeny dan Thomas Kurtz. BASIC dipergunakan dalam aplikasi matematika.

Selain itu, BASIC juga digunakan dalam beberapa aplikasi lainnya seperti akuntasi,

permainan, file simulasi, dan lain-lain.

2. LOGO

Bahasa ini dikembangkan untuk pendidikan dan simulasi pengajaran pada anak-anak dalam

menyelesaikan masalah dan melakukan pemrograman. Ditemukan pada tahun 1967 oleh

Seymour Papert dengan menggunakan LISP, yaitu satu jenis bahasa pemrograman untuk

kecerdasan buatan. Logo sangat mudah digunakan untuk membuat gambar, sehingga banyak

digunakan dalam menghasilkan laporan-laporan bisnis dalam bentuk grafik

3. COBOL (Common Business Oriented Language)

COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa

pemrograman generasi ketiga. Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai

fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti

sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan.

4. PASCAL

Bahasa ini ditemukan oleh Nicklaus Wirth tahun 1971. Bahasa ini dibuat untuk pengajaran

pemrograman. Bahasa ini sangat populer di kalangan mahasiswa ilmu komputer dan teknik.

Pascal memiliki keunggulan dibandingkan Fortran maupun Basic, yaitu sangat mudah

dipelajari serta memiliki dukungan fungsi-fungsi matematika yang sangat lengkap.

5. Fortran (Formula Translator)

Fortran merupakan bahasa tingkat tinggi yang pertama kali diciptakan. Bahasa ini mulai

dikembangkan pada tahun 1956 oleh John Backus di IBM. Fortran digunakan dalam bidang

aplikasi matematika, yaitu dalam hal perumusan dan perhitungan sehingga menjadi andalan

keunggulan dari bahasa ini.

6. Algol (Algoritma Language)

Algol merupakan bahasa automatic yang cocok untuk memecahkan permasalahan yang

membutuhkan perhitungan numerik untuk beberapa pengolahan logic.

7. PL/1 (Programming Language)

Programming language merupakan bahasa komputer yang dapat digunakan dalam segala

bahasa. Pada kenyataannya bahasa ini sulit dipelajari dan hanya dapat digunakan pada mesin

IBM

8. RPG (Report Program Generation)

RPG adalah program untuk pengolahan laporan. Bahasa ini sangat populer di lingkungan

minicomputer dan mainframe IBM. RPG diluncurkan pertama kali pada tahun 1964.

9. APL (Aritmathic Programming Language)

APL adalah bahasa komputer untuk memecahkan soal-soal matematika (ilmu hitung).

Diperkenalkan dan diciptakan oleh Kenneth Iverson pada tahun 1962. Bahasa ini

menggunakan keyboard khusus yang berisikan simbol-simbol yang kompleks yang

memungkinkan untuk melakukan penyelesaian matematika yang kompleks.

10. HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk

membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah

browser Internet.

11. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama

kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI

(Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk

mengolah data form dari web.

12. ASP

ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa

pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu

produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan

merupakan server side scripting.

13. XML

Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang

direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan

markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan

halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada

sebuah dokumen

14. WML

WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang

digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge). WML ini adalah

bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless. WML merupakan analogi dari

HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

15. PERL

Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux,

BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS,

VMS, EBCDIC, dan PocketPC.

16. CFM

Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon

/ Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.

17. Javascript

Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.JavaScript

merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan

script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu

browser yang mampu menjalankan JavaScript.

18. CSS

Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur

tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum

dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.

Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen

XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium

(W3C).

19. C

Dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering

digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai

jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler

yang sangat populer telah tersedia.

20. PYTHON

Python adalah bahasa pemrograman dinamis yang mendukung pemrograman berorientasi

obyek. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak

dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.

21. RUBY

Ruby adalah bahasa skripting yang berorientasi obyek. Tujuan dari ruby adalah

menggabungkan kelebihan dari semua bahasa-bahasa pemrograman scripting yang ada di

dunia. Ruby ditulis dengan bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan

Python.

22. SQL

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk

mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa

standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server

basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

23. ColdFusion

ColdFusion adalah server aplikasi dan framework pengembangan perangkat lunak yang

digunakan untuk pengembangkan perangkat lunak komputer, khususnya situs web dinamis.

24. C++

C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek,

Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-
class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object

fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari

objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

25. DELPHI

Delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis

database,tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu

dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software.

26. VISUAL BASIC

Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman

yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat

program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan

model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC

dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

Kamis, 21 Januari 2016

Arti AKSARA JAWA

0 komentar
Aksara Jawa umum diurutkan dengan urutan Hanacaraka, yaitu mengacu pada lima aksara pertama.
Urutan tersebut membentuk sebuah puisi atau pangram 4 bait yang menceritakan tentang tokoh Aji Saka dan legenda terciptanya aksara Jawa. Puisi tersebut diceritakan sebagai berikut:

Namun dari itu, pengurutan ini tidak menjelaskan posisi aksara lainnya, terutama murda dan mahaprana. Selain itu, pengurutan ini berbeda jauh dengan urutan asli aksara Jawa yang mengikuti kaidah bahasa Sanskerta.

KAGANGA
Aksara Jawa juga dapat disusun dengan urutan Kaganga yang mengikuti kaidah Sanskerta Panini sehingga memiliki paralel dengan urutan aksara-aksara India lainnya. Urutan ini dipakai dengan mengacu pada aksara-aksara Jawa Kuno pada periode Hindu-Buddha, dan sekarang dipakai sebagai urutan aksara Jawa dalam Unicode. Dengan urutan ini, setiap aksara dapat mewakili bunyi unik yang digunakan dalam bahasa Jawa kuno.

HANACARAKA yang di perluas
Kalangan neo-konservatif Jawa juga mengemukakan urutan alternatif yang dengan ciri kedua urutan di atas. Aksara disusun berdasarkan urutan hanacaraka, namun aksara murda dan mahaprana diikutsertakan beserta bunyi aslinya sebagaimana dalam urutan kaganga. Hal ini dianggap memudahkan pelafalan dan berguna untuk menulis bahasa asing bahkan bahasa Sanskerta yang masih banyak digunakan terutama untuk motto kesatuan, organisasi bahkan motto NKRI. Berikut urutan ke-36 aksara Jawa sesuai bunyi abjad fonetis internasional.

PENGGUNAAN BAHASA JAWA
Aksara Jawa sampai sekarang masih diajarkan di sekolah-sekolah wilayah berbahasa Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta, sebagai bagian dari muatan lokal kelas 3 hingga 5 SD. Walaupun demikian, penggunaan sehari-hari, seperti dalam media cetak atau televisi, masih sangat terbatas dan terdesak oleh penggunaan aksara Latin yang lebih mudah diakses. Beberapa surat kabar dan majalah lokal memiliki kolom yang menggunakan aksara Jawa. Namun selain itu, usaha-usaha revivalisasi hanya bersifat simbolik dan tidak fungsional, seperti pada penulisan nama jalan. Salah satu penghambatnya adalah tidak adanya pengembangan ortografi dan tipografi aksara, serta digitalisasi komputer yang sulit dilakukan karena kompleksitas aksara Jawa.

AKSARA JAWA

0 komentar
Aksara Jawa, dikenal juga sebagai Hanacaraka dan Carakan adalah salah satu aksara tradisional Nusantara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah Indonesia lainnya seperti bahasa Sunda dan bahasa Sasak Tulisan ini berkerabat dekat dengan aksara Bali.
Dalam sehari-hari, penggunaan aksara Jawa umum digantikan dengan huruf Latin yang pertama kali dikenalkan Belanda pada abad ke-19. Aksara Jawa resmi dimasukkan dalam Unicode versi 5.2 sejak 2009. Meskipun begitu, kompleksitas aksara Jawa hanya dapat ditampilkan dalam program dengan teknologi Graphite SIL, seperti browser Firefox dan beberapa prosesor kata open source, sehingga penggunaannya tidak semudah huruf Latin. Kesulitan penggunaan aksara Jawa dalam media digital merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kurang populernya aksara tersebut selain di kalangan preservasionis.

CIRI-CIRI 
Aksara Jawa adalah sistem tulisan Abugida yang ditulis dari kiri ke kanan. Setiap aksara di dalamnya melambangkan suatu suku kata dengan vokal /a/ atau /ɔ/, yang dapat ditentukan dari posisi aksara di dalam kata tersebut. Penulisan aksara Jawa dilakukan tanpa spasi (scriptio continua), dan karena itu pembaca harus paham dengan teks bacaan untuk dapat membedakan tiap kata. Selain itu, dibanding dengan alfabet Latin, aksara Jawa juga kekurangan tanda baca dasar, seperi titik dua, tanda kutip, tanda tanya, tanda seru, dan tanda hubung.
Aksara Jawa dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya. Aksara dasar terdiri dari 20 suku kata yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa modern, sementara jenis lain meliputi aksara suara, tanda baca, dan angka Jawa. Setiap suku kata dalam aksara Jawa memiliki dua bentuk, yang disebut nglegena (aksara telanjang), dan pasangan (ini adalah bentuk subskrip yang digunakan untuk menulis gugus konsonan).
Kebanyakan aksara selain aksara dasar merupakan konsonan teraspirasi atau retrofleks yang digunakan dalam bahasa Jawa Kuno karena dipengaruhi bahasa Sanskerta. Selama perkembangan bahasa dan aksara Jawa, huruf-huruf ini kehilangan representasi suara aslinya dan berubah fungsi.
Sejumlah tanda diakritik yang disebut sandhangan berfungsi untuk mengubah vokal (layaknya harakat pada abjad Arab), menambahkan konsonan akhir, dan menandakan ejaan asing. Beberapa tanda diakritik dapat digunakan bersama-sama, namun tidak semua kombinasi diperbolehkan.

SEJARAH 
Tulisan Jawa dan Bali adalah perkembangan modern aksara Kawi, salah satu turunan aksara Brahmi yang berkembang di Jawa. Pada masa periode Hindu-Buddha, aksara tersebut terutama digunakan dalam literatur keagamaan dan terjemahan Sanskerta yang biasa ditulis dalam naskah daun lontar.Selama periode Hindu-Buddha, bentuk aksara Kawi berangsur-angsur menjadi lebih Jawa, namun dengan ortografi yang tetap. Pada abad ke-17, tulisan tersebut telah berkembang menjadi bentuk modernnya dan dikenal sebagai Carakan atau hanacaraka berdasarkan lima aksara pertamanya.
Carakan terutama digunakan oleh penulis dalam lingkungan kraton kerajaan seperti Surakarta dan Yogyakarta untuk menulis naskah berbagai subjek, di antaranya cerita-cerita (serat), catatan sejarah (babad), tembang kuno (kakawin), atau ramalan (primbon). Subjek yang populer akan berkali-kali ditulis ulang. Naskah umum dihias dan jarang ada yang benar-benar polos. Hiasan dapat berupa tanda baca yang sedikit dilebih-lebihkan atau pigura halaman (disebut wadana) yang rumit dan kaya warna.
Pada tahun 1926, sebuah lokakarya di Sriwedari, Surakarta menghasilkan Wewaton Sriwedari (Ketetapan Sriwedari), yang merupakan landasan awal standarisasi ortografi aksara Jawa.Setelah kemerdekaan Indonesia, banyak panduan mengenai aturan dan ortografi baku aksara Jawa yang dipublikasikan, di antaranya Patokan Panoelise Temboeng Djawa oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada 1946,dan sejumlah panduan yang dibuat oleh Kongres Bahasa Jawa (KBJ) antara 1991 sampai 2006. KBJ juga berperan dalam implementasi aksara Jawa di Unicode.
Namun dari itu, penggunaan aksara Jawa telah menurun sejak ortografi Jawa berbasis huruf latin ditemukan pada 1926,dan sekarang lebih umum menggunakan huruf latin untuk menulsi bahasa Jawa. Hanya beberapa majalah dan koran yang masih mencetak dalam aksara Jawa, seperti Jaka Lodhang. Aksara Jawa masih diajarkan sebagai muatan lokal pada sekolah dasar dan sekolah menengah di provinsi yang berbahasa Jawa.

AKSARA
Sebuah aksara adalah satuan terkecil yang merepresentasikan suku kata terbuka (Konsonan-Vokal) dengan vokal /a/ atau /ɔ/ tergantung dari posisinya.Namun vokal juga tergantung dari dialek pembicara; dialek Jawa Barat cenderung menggunakan /a/ sementara dialek Jawa Timur lebih cenderung menggunakan /ɔ/. Aturan baku penentuan vokal aksara dideskripsikan dalam Wewaton Sriwedari sebagai berikut:
  1. Sebuah aksara dibaca dengan vokal /ɔ/ apabila aksara sebelumnya mengandung sandhangan swara.
  2. Sebuah aksara dibaca dengan vokal /a/ apabila aksara setelahnya mengandung sandhangan swara.
  3. Aksara pertama sebuah kata umumnya dibaca dengan vokal /ɔ/, kecuali dua aksara setelahnya merupakan aksara dasar. Jika begitu, aksara tersebut dibaca dengan vokal /a/.
Ketika ditransliterasikan ke dalam alfabet Latin, sebuah aksara ditransliterasikan menjadi suku kata, bukan huruf.
Terdapat 34 aksara konsonan dan 11 aksara suara (vokal) dalam aksara Jawa (di luar aksara tambahan), namun tidak semuanya digunakan dalam penulisan modern. Tabel berikut menunjukkan aksara Jawa dengan bunyi aslinya yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa Kuno dan Sanskerta:
Aksara Jawa
Tempat pelafalan Pancawalimukha Semivokal Sibilan Celah Vokal Diftong
Bersuara Nirsuara Sengau Pendek Panjang
Velar
(ka)

(kha)

(ga)

(gha)

(nga)



(ha) 

(a)

(ā)

Palatal
(ca)

(cha) 

(ja)

(jha)

(nya)

(ya)

(śa)


(i)

(ī)

Retroflex
(ṭa)

(ṭha)

(ḍa)

(ḍha)

(ṇa)

(ra)

(ṣa)


(re)

(reu)

Dental
(ta)

(tha)

(da)

(dha)

(na)

(la) 

(sa)


(le)

(leu)

Labial
(pa)

(pha)

(ba)

(bha)

(ma)

(wa)



(u)

(ū)

Velar-Palatal

(e)


(ai)
Velar-Labial

(o)


(au)
^1 Hanya ditemukan dalam bentuk pasangan (lihat di bawah). Bentuk aslinya sudah tidak diketahui lagi
^2 Ḍa dan ṭa lebih umum ditulis dha dan tha. Penulisan ini digunakan untuk membedakan dha (ɖa) dan tha (ʈa) retroflex dalam bahasa Jawa modern dengan dha (d̪ha) dan tha (t̪ha) teraspirasi dalam bahasa Jawa kuno.
^3 Sebenarnya konsonan alveolar, namun diklasifikasikan sebagai dental (gigi).
^4 Dapat dibaca tanpa bunyi /h/, misalnya (/ɔnɔ/, transliterasi: ana, arti: ada)


Ortografi Jawa modern mengabaikan pelafalan asli sejumlah aksara konsonan yang kemudian dialihfungsikan. Dari 34 bunyi di atas, 20 bunyi menjadi aksara dasar (nglegéna) sementara aksara lainnya dikategorikan sebagai murda dan mahaprana, dengan "bunyi" yang sama dengan aksara nglegenanya.
Beberapa istilah dalam aksara Jawa menurut aturan bahasa Jawa modern:
  • Aksara nglegéna adalah aksara dasar untuk menulis bahasa Jawa modern.
  • Aksara murda atau aksara gedé digunakan pada penulisan suatu nama, umumnya nama tempat atau orang yang dihormati. Seperti terlihat dalam tabel di atas, tidak semua aksara mempunyai bentuk murda, karena itu apabila suku kata pertama suatu nama tidak memiliki bentuk murda, maka suku kata kedua yang menggunakan murda. Apabila suku kata kedua juga tidak memiliki bentuk murda, maka suku kata ketiga yang menggunakan murda, begitu seterusnya. Nama yang sangat dihormati dapat ditulis seluruhnya dengan murda apabila memungkinkan. Misal, "Pakubuwana" ditulis dengan pa, ka, ba, dan na murda. Aksara murda tidak boleh diberi pangkon dan tidak perlu digunakan pada awal kalimat.
  • Aksara mahaprana adalah aksara yang secara harfiah berarti "dibaca dengan nafas berat". Mahaprana jarang muncul dalam penulisan aksara Jawa modern, oleh karena itu seringkali tidak dibahas dalam buku mengenai aksara Jawa.
Aksara Wyanjana (Konsonan)
Transkripsi ha na ca ra ka da ta sa wa la pa dha ja ya nya ma ga ba tha nga
Nglegéna



















Murda















Mahaprana







^1 Awalnya jnya, namun pada perkembangannya menjadi huruf mandiri

Konsonan tambahan

Terdapat beberapa aksara yang dalam perkembangannya dianggap sebagai konsonan. Pa cerek, nga lelet, dan nga lelet raswadi awalnya adalah konsonan-vokalik /r̥/, /l̥/, dan /l̥:/ yang muncul pada perkembangan awal aksara Jawa karena pengaruh bahasa Sanskerta. Ortografi kontemporer mengelompokkan ketiganya sebagai aksara konsonan yang bernama ganten atau "pengganti", dengan bunyi masing-masing /ɽə/, /ɭə/, dan /ɭɤ/. Aksara ini didefinisikan sebagai aksara dengan vokal tetap yang menggantikan setiap kombinasi ra+pepet ( menjadi ), la+pepet (menjadi )​, dan la+pepet+tarung (menjadi )​. Karena sudah memiliki vokal tetap, ketiga aksara tersebut tidak dapat dipasangkan dengan tanda baca vokal.
Konsonanan tambahan lain meliputi ka sasak dan ra agung. Ka sasak merupakan penulisan tradisional bunyi /qa/ yang digunakan dalam bahasa Sasak, sedangkan ra agung pernah digunakan oleh sejumlah penulis untuk nama orang yang dihormati, terutama anggota kerajaan.
Kebanyakan bunyi yang asing dalam bahasa Jawa ditulis dengan tanda baca cecak telu di atas aksara yang bunyinya mendekati.Aksara semacam itu disebut sebagai aksara rekan atau "aksara rekaan", yang diklasifikan berdasarkan bahasa asalnya. Rekan paling umum berasal dari bahasa Arab dan bahasa Belanda. Terdapat pula dua jenis rekan lainnya yang digunakan untuk menulis bahasa Sunda dan kata serapan bahasa Tionghoa.
Aksara Tambahan
Ganten Ka sasak Ra agung
Nga lelet Nga lelet Raswadi Pa cerek





Aksara Rekan
kha dza fa va za gha






Vokal

Vokal murni umumnya ditulis dengan aksara ha sebagai konsonan kosong dengan tanda baca yang sesuai.
Aksara Suara

a i u é o
Pendek




Selain cara tersebut, terdapat juga aksara-aksara yang merepresentasikan vokal murni bernama aksara swara atau "aksara suara" yang digunakan untuk menandakan sebuah nama, seperti halnya aksara murda. Sebagai contoh, kata sifat "ayu" (cantik) ditulis dengan huruf ha. Namun untuk menulis seseorang yang bernama Ayu, aksara suara digunakan untuk mencegah kerancuan. Aksara suara juga digunakan untuk mengeja istilah bahasa asing, misalnya elemen Argon (Aksara suara tidak dapat dijadikan sebagai aksara pasangan sehingga aksara sigegan yang terdapat di depannya harus dimatikan dengan pangkon. Walaupun demikian aksara suara dapat diberi sandhangan wignyan, layar, dan cecak.
Aksara Suara

a i u é o
Pendek




Panjang




^1 Dalam teks tua, aksara swara i digunakan untuk /i:/ panjang, sementara /i/ pendek menggunakan sebuah huruf yang sekarang dikenal sebagai i kawi .
^2 Menjadi sebuah diftong.

Sandhangan

Sandhangan adalah sejenis aksara yang tidak dapat berdiri sendiri, melainkan merupakan tanda diakritik yang selalu digunakan bersama dengan aksara dasar. Ada tiga macam sandhangan, yaitu sandhangan suara yang berfungsi untuk mengubah vokal huruf dasar, layaknya harakat pada abjad Arab, sandhangan sesigeg (sandhangan akhir suku kata), dan sandhangan wyanjana (sandhangan tengah suku kata).

Suara

Sandhangan swara atau sandhangan vokal merupakan sandhangan yang paling umum. Terdapat sembilan sandhangan swara, namun vokal tertentu perlu ditulis dengan lebih dari satu sandhangan, kondisi ini terutama umum terjadi pada sandhangan tarung. Sandhangan swara dapat digunakan bersama sandhangan wyanjana.
Sandhangan swara

a i u e é o
Pendek
wulu suku pepet taling taling tarung tolong
Panjang tarung wulu melik suku mendhut pepet-tarung dirga mure
dirga mure tarung
^1 Pasangan ka, ta, dan la, yang menempel dengan suku dan suku mendhut berubah bentuknya menjadi aksara dasar.
^2 Aksara 'ra' dan 'la' tidak dapat dipasangkan dengan pepet (lihat bagian konsonan tambahan).
^3 Hanya digunakan pada penulisan Sunda.
^4 Menjadi sebuah diftong.

Sesigeg

Sandhangan sesigeg panyangga, cecak, dan wignyan memiliki fungsi yang sama seperti halnya karakter Devanagari candrabindu, anuswara, dan wisarga. Sandhangan sesigeg boleh digunakan bersama dengan sandhangan suara.
Sandhangan Sesigeg
-m -ng -h -r

panyngga 
cecak
wignyan

layar
^1 Panyangga umumnya hanya digunakan untuk simbol suci Hindu Om.
^2 Posisi sedikit berubah apabila digunakan bersama dengan wulu dan pepet. Cecak berada di sebelah kanan wulu dan ditulis di dalam pepet

Wyanjana

Sandhangan wyanjana cakra, cakra keret, dan pengkal berfungsi untuk membentuk gugus konsonan -ra, -re, dan -ya (misalnya "kra", "kre", dan "kya"). Ketiga sandhangan ini awalnya adalah pasangan dari aksara ra, pa cerek, dan ya sebelum dikhususkan menjadi sandhangan tersendiri dalam ortografi Jawa moderen.
Sebagai sebuah pasangan, sandhangan wyanjana bersamaan dengan pasangan wa memiliki sifat panjingan, yaitu pasangan yang dapat menempel pada pasangan lain membentuk tiga tumpuk aksara.
Sandhangan Wyanjana
-ra- -re- -ya-
cakra  keret pengkal
^1 Cakra aslinya terpisah dari aksara, namun lebih umum ditulis menyambung dengan bagian depan aksara seperti pada contoh di​​atas.

Pangkon dan pasangan



Pangkon memiliki fungsi yang sama seperti halnya virama dalam aksara Brahmi lain, yakni membentuk konsonan akhir dengan menghilangkan vokal inheren suatu huruf dasar. Namun pangkon tidak boleh digunakan untuk konsonan akhir -r, -h, dan -ng karena ketiganya dapat ditulis dengan tanda baca tersendiri. Misal, konsonan akhir -r ditulis dengan layar, tidak boleh dengan ra dan pangkon.
Pangkon juga hanya boleh dipakai di akhir kalimat, dan apabila aksara mati terjadi di tengah kalimat, aksara tersebut perlu ditempeli dengan pasangan. Misal, aksara na yang dipasangkan dengan pasangan da, akan dibaca nda.Pasangan dianggap sebagai varian dari glif aksara dasar, karena itu suatu aksara dan pasangannya memiliki kode unicode yang sama. Pasangan akan terbentuk apabila aksara didahului oleh pangkon, misalnya "pasangan da" diketik dengan menulis "pangkon+da" menjadi
Pasangan dapat diberi sandhangan, seperti halnya aksara dasar, dengan beberapa pengecualian pada penempatan. Sandhangan yang berada di atas diletakkan di atas aksara​ dasar, sementara sandhangan yang berada di bawah diletakkan di bawah pasangan. Sandhangan yang berada sebelum dan/atau sesudah aksara dipasang segaris dengan aksara. Sebuah aksara hanya boleh ditempel dengan satu pasangan, atau satu pasangan dengan satu panjingan.
Tatacara penulisan Jawa Hanacaraka tidak mengenal spasi (''Scriptio continua''), sehingga penggunaan pasangan dapat memperjelas kluster kata.
Pasangan Wyanjana
Transkripsi ha na ca ra ka da ta sa wa la pa dha ja ya nya ma ga ba tha nga
Nglegéna



















Murda















Mahaprana







Tambahan Ganten Ka sasak Ra agung
Nga lelet Nga lelet Raswadi Pa cerek





^1 Ada dua pendapat mengenai pasangan nga-lelet. Pendapat pertama: pasangan nga lelet adalah nga lelet yang diletakkan di bawah aksara nglegena, sehingga menyerupai aksara yang bertumpuk tiga (nga dan pasangan na). Pendapat kedua: pasangan nga lelet adalah pasanga la yang diberi pepet

Aksara numeral

Sistem angka Jawa mempunyai numeralnya sendiri, yang hanya terdiri dari angka 0–9 sebagai berikut:
Angka
Angka Arab 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
Angka Jawa









Nama  siji  loro  telu  papat  lima  nem  pitu  wolu  sanga  nol
Lebih dari separuh angka Jawa memiliki bentuk yang mirip dengan karakter silabel Jawa, yaitu 1 dengan ga , 2 dengan nga lelet , 6  dengan Aksara E , 7  dengan la , 8  dengan pa murda , dan 9  dengan ya . Untuk menghindari kerancuan, angka yang muncul dalam teks diapit dengan penanda angka yang disebut pada pangkat. Misal, "Selasa 19 Maret 2013" ditulis dengan supaya tidak dibaca "Selasa gaya Maret 2013"
Untuk menulis angka yang lebih besar dari 9, gabungkan dua angka atau lebih di atas seperti halnya angka Arab. Misal, 21 ditulis dengan menggabungkan 2 dan 1 menjadi;  Dengan cara kerja yang sama, 90 ditulis dengan
Terkadang, pada lungsi digunakan sebagai penanda angka.Dewasa ini angka Jawa hampir selalu digantikan dengan angka Arab untuk menghindari kemiripan dan mempermudah penghitungan matematika.

Tanda baca

Dalam aksara Jawa, tanda baca yang tersedia hanya koma, titik, dan pengapit (berfungsi sebagai tanda kurung atau tanda petik, dengan perbedaan aturan penulisan). Dibanding dengan alfabet Latin, aksara Jawa tidak memiliki tanda seru, tanda tanya, tanda hubung, garis miring, titik dua, titik koma, petik tunggal maupun simbol-simbol matematika umum, seperti tambah, kurang, sama dengan. Namun aksara Jawa memiliki tanda baca-tanda baca khusus yang tidak terdapat dalam sistem penulisan lainnya.
Secara sederhana, tanda baca dapat dibedakan menjadi dua: umum dan khusus. Tanda baca umum digunakan di penulisan biasa, sementara tanda baca khusus digunakan dalam penulisan karya sastra (puisi, dll.)
Tanda baca umum
Simbol Nama Fungsi

Pada adeg Tanda kurung atau petik

Pada adeg-adeg Mengawali suatu paragraf

Pada piseleh Berfungsi seperti halnya pada adeg

Pada piseleh terbalik Berfungsi seperti halnya pada adeg

Pada lingsa Koma1 atau tanda singkatan

Pada lungsi Titik

Pada pangkat Tanda angka2 atau titik dua

Pada rangkep Tanda penggandaan kata
Tanda baca khusus (tunggal)
Simbol Nama Fungsi

Rerengan kiwa lan tengen Mengapit judul

Pada luhur Mengawali sebuah surat untuk orang yang lebih tua atau berderajat lebih tinggi

Pada madya Mengawali sebuah surat untuk orang yang sebaya atau berderajat sama

Pada andhap Mengawali sebuah surat untuk orang yang lebih muda atau berderajat lebih rendah
Tanda baca khusus (kombinasi)

Pada guru Mengawali sebuah surat tanpa membedakan umur atau derajat

Pada pancak Mengakhiri suatu surat
atau

Purwapada Mengawali sebuah tembang atau puisi

Madyapada Menandakan bait baru

Wasanapada Mengakhiri tembang atau puisi.
^1 Terdapat dua peraturan khusus mengenai penggunaan koma.
a. Koma tidak ditulis setelah kata yang berujung pangkon.
b. Koma menjadi titik apabila tetap ditulis setelah pangkon.
^2 Lihat aksara numeral di atas.
^3 Fungsinya mirip seperti simbol 2 atau 2 dalam ortografi bahasa Indonesia lama yang menandakan kata berulang, misal pada kata "orang2" (orang-orang). Karakter ini pada dasarnya adalah angka Arab dua (٢), namun tidak memiliki fungsi angka dalam aksara Jawa. Karakter tersebut diproposalkan sebagai karakter independen karena sifat dwi-arah angka Arab.
^4 Tanda baca khusus memiliki banyak varian karena sifatnya yang ornamental, dihias berdasarkan selera dan kemampuan penulis.

Tanda baca arkais


Tirta tumétés Tanda koreksi yang digunakan di Keraton Yogyakarta

Isèn-isèn Tanda koreksi yang digunakan di Keraton Surakarta
Tirta tumétés dan Isèn-isèn adalah semacam tanda koreksi yang berguna untuk menandakan salah tulis.Namun dalam penulisan digital, kedua karakter ini sudah tidak dipergunakan lagi. Dalam penulisan manuskrip, apabila terjadi kesalahan penulisan, maka penyalin mengoreksi bagian yang salah dengan menulis tanda tersebut sebanyak tiga kali. Tirta tumétés digunakan oleh penulis Yogyakarta, sementara Isèn-isèn digunakan oleh penulis Surakarta. Sebagai contoh, seorang penyalin naskan ingin menulis pada luhur namun salah tulis menjadi pada wu..., maka penyalin akan melanjutkan dengan menulis pada wu---luhur. Penyalin dari Yogyakarta menulis: , sementara penyalin dari Surakarta akan menulis:

Aksara Jawa Hanacaraka itu berasal dari aksara Brahmi yang asalnya dari Hindhustan. Di negeri Hindhustan tersebut terdapat bermacam-macam aksara, salah satunya yaitu aksara Pallawa yang berasal dari Indhia bagian selatan. Dinamakan aksara Pallawa karena berasal dari salah satu kerajaan yang ada di sana yaitu Kerajaan Pallawa. Aksara Pallawa itu digunakan sekitar pada abad ke-4 Masehi. Di Nusantara terdapat bukti sejarah berupa prasasti Yupa di Kutai, Kalimantan Timur, ditulis dengan menggunakan aksara Pallawa. Aksara Pallawa ini menjadi ibu dari semua aksara yang ada di Nusantara, antara lain: aksara hanacaraka , aksara Rencong (aksara Kaganga), Surat Batak, Aksara Makassar dan Aksara Baybayin (aksara di Filipina).
Konon sejarah yang berkembang di bumi Nusantara ini mengenai munculnya aksara Jawa dilatarbelakangi dari cerita pada jaman dahulu, di Pulau Majethi hidup seorang satria sakti mandraguna bernama Ajisaka. Sang Satria mempunyai dua orang punggawa, Dora dan Sembada namanya. Kedua punggawa itu sangat setia kepada pemimpinnya, sama sekali tidak pernah mengabaikan perintahnya. Pada suatu hari, Ajisaka berkeinginan pergi berkelana meninggalkan Pulau Majethi. Kepergiannya ditemani oleh punggawanya yang bernama Dora, sementara Sembada tetap tinggal di Pulau Pulo Majethi, diperintahkan menjaga pusaka andalannya. Ajisaka berpesan bahwa Sembada tidak boleh menyerahkan pusaka tersebut kepada siapapun kecuali kepada Ajisaka sendiri. Sembada menyanggupi akan melaksanakan perintahnya.
Pada masa itu di tanah Jawa terdapat negara yang terkenal makmur, tertib, aman dan damai, yang bernama Medhangkamulan. Rajanya bernama Prabu Dewatacengkar, seorang raja yang luhur budinya serta bijaksana. Pada suatu hari, juru masak kerajaan mengalami kecelakaan, jarinya terbabat pisau hingga terlepas. Ki Juru Masak tidak menyadari bahwa potongan jarinya tercebur ke dalam hidangan yang akan disuguhkan kepada Sang Prabu. Ketika tanpa sengaja memakan potongan jari tersebut, Sang Prabu serasa menyantap daging yang sangat enak, sehingga ia mengutus Sang Patih untuk menanyakan kepada Ki Juru Masak. Setelah mengetahui bahwa yang disantap tadi adalah daging manusia, sang Prabu lalu memerintahkan Sang Patih agar setiap hari menghaturkan seorang dari rakyatnya untuk santapannya. Sejak saat itu Prabu Dewatacengkar mempunyai kegemaran yang menyeramkan, yaitu menyantap daging manusia. Wataknya berbalik seratus delapanpuluh derajat, berubah menjadi bengis dan senang menganiaya. Negara Medhangkamulan beubah menjadi wilayah yang angker dan sepi karena rakyatnya satu persatu dimangsa oleh rajanya, sisanya lari menyelamatkan diri. Sang Patih pusing memikirkan keadaan, karena sudah tidak ada lagi rakyat yang bisa dihaturkan kepada rajanya.
Pada saat itulah Ajisaka bersama punggawanya Dora tiba di Medhangkamulan, heranlah Sang Satria melihat keadaan yang sunyi dan menyeramkan itu, maka ia lalu mencari tahu penyebabnya. Setelah mendapat keterangan mengenai apa yang sedang terjadi di Medhangkamulan, Ajisaka lalu menghadap Rekyana Patih, menyatakan kesanggupannya untuk menjadi santapan Prabu Dewatacengkar. Pada awalnya Sang Patih tidak mengizinkan karena merasa sayang bila Ajisaka yang harus disantap Sang Prabu, namun Ajisaka sudah bulat tekadnya, sehingga akhirnya iapun dibawa menghadap Sang Prabu. Sang Prabu tak habis pikir, mengapa Ajisaka mau menyerahkan jiwa raganya untuk menjadi santapannya. Ajisaka mengatakan bahwa ia rela dijadikan santapan sang Prabu asalkan ia dihadiahi tanah seluas ikat kepala yang dikenakannya.
 Di samping itu, harus Sang Prabu sendiri yang mengukur wilayah yang akan dihadiahkan tersebut. Sang Prabu menyanggupi permintaannya. Ajisaka kemudian mempersilakan Sang Prabu menarik ujung ikat kepalanya. Sungguh ajaib, ikat kepala itu seakan tak ada habisnya. Sang Prabu Dewatacengkar terpaksa semakin mundur dan semakin mundur, sehingga akhirnya tiba ditepi laut selatan. Ikat kepala tersebut kemudian dikibaskan oleh Ajisaka sehingga Sang Prabu terlempar jatuh ke laut. Seketika wujudnya berubah menjadi buaya putih. Ajisaka kemudian menjadi raja di Medhangkamulan.
Setelah dinobatkan menjadi raja Medhangkamulan, Ajisaka mengutus Dora pergi kembali ke Pulau Majethi menggambil pusaka yang dijaga oleh Sembada. Setibanya di Pulo Majethi, Dora menemui Sembada dan menjelaskan bahwa ia diperintahkan untuk mengambil pusaka Ajisaka. Sembada tidak mau memberikan pusaka tersebut karena ia berpegang pada perintah Ajisaka ketika meninggalkan Majethi. Sembada yang juga melaksanakan perintah Sang Prabu memaksa meminta agar pusaka tersebut diberikan kepadanya. Akhirnya kedua punggawa itu bertempur. Karena keduanya sama-sama sakti, peperangan berlangsung seru, saling menyerang dan diserang, sampai keduanya sama-sama tewas.
Kabar mengenai tewasnya Dora dan Sembada terdengar oleh Sang Prabu Ajisaka. Ia sangat menyesal mengingat kesetiaan kedua punggawa kesayangannya itu. Kesedihannya mendorongnya untuk menciptakan aksara untuk mengabadikan kedua orang yang dikasihinya itu, yang bunyinya adalah sebagai berikut:
Ha Na Ca Ra Ka
“ada utusan”
Da TA Sa Wa La
“saling berselisih pendapat”
Pa Dha Ja Ya Nya
“sama-sama sakti”
Ma Ga Ba Tha Nga
“sama-sama mejadi mayat”
Aksara Jawa Hanacaraka 
Aksara Jawa Hanacaraka
Tanda baca & pelengkap pada aksara Hanacaraka
Tanda baca & pelengkap pada aksara Hanacaraka

Keutamaan hari JUMAT

0 komentar
Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala.
berikut beberapa keutamaan hari jim'at:

Keutamaan Hari Jum’at 1. Hari paling utama di dunia
 
“Sesungguhnya seutama-utama hari kalian adalah hari Jum’at ; pada hari ini Adam Alaihissalam diciptakan, pada hari ini pula ia dimatikan, pada hari ini ditiupkan sangkakala (tanda kiamat), dan pada hari ini pula hari
kebangkitan”
[HR Abu Dawud, no. 1047; An Nasa’I, no. 1374 dan Ibnu Majah, no. 1085

2. Hari bagi kaum muslimin
Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dan nasehat-nasehat, serta do’a.

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa:
- diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi,
- pada hari jum’at juga Adam dimatikan,
- di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram,
- dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat,
- tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at
.”
(HR. Ahmad)
4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a
Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.”
Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.
(HR. Bukhari Muslim)

5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya
Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.”
(HR. Bukhari)